Tampilkan postingan dengan label Heritage. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Heritage. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Maret 2014

Dusun Pandes: Mbah Karto dan Mbah Karjiyem, I Love You Full!

Sesungguhnya sejak beberapa waktu lalu, saya ingin mengajak Alin dan Zora sowan ke kampung Pandes Panggungharjo Bantul. Ihwalnya, sejak Alin khusyu’ membuat mainannya sendiri dengan barang-barang yang ada di Rumah. Akhirnya, Sabtu 25 Februari 2012, saya, istri, Alin, Zora dan Bibi Henny sampai juga di dusun Pandes.

Beberapa media telah memberitakan tentang dusun Pandes, dimana banyak simbah-simbah yang membuat mainan tradisional berbahan kertas dan bambu, seperti wayang, othok-othok, sangkar burung atau kipas lipat. Media seperti Kompas atau Kick Andy pun sudah meliputnya.



Piramida Sewon adalah ancer-ancernya, karena dusun Pandes persis di sebelah Baratnya. (Entah apakah Andi Arif cs sudah pernah ke Piramida itu atau belum). Kami masuk lewat belakang dusun. Dari simbah-simbah nongkrong yang kami tanya, kamipun dirujuk untuk mencari rumah Mbah Atmo, Mbah Karto atau Mbah Rejo. Siapa mereka? Mereka adalah tokoh utama dari legenda mainan tradisional di dusun Pandes ini, merekalah yang membuatnya.

Sabtu, 22 Februari 2014

Senjata Dewa di Puncak Gereja




Bersama komunitas Bol Brutu, Antro Jalan-Jalan kembali melakukan pertualangan. Kali ini mengunjungi sebuah gereja yang bernama GKJ Karangjoso yang terletak di Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Gereja ini sangat unik. Dan konon katanya merupakan Gereja Kristen Jawa tertua yang ada di Jawa Tengah. 

Ketika pertama kali melihat bangunan ini, awalnya saya tidak menyangka bahwa bangunan tersebut adalah sebuah Gereja. Berwarna dasar putih dengan hiasan pintu dan jendela,  bangunan yang bergaya jawa ini sangat mirip seperti sebuah moshala yang ada di desa-desa. Ditambah pula dengan letaknya di dalam kampung dan bentuknya yang kecil, serta rerumputan nan hijau dan beragam hiasan bunga di taman, bisa dikatakan pula bangunan ini mirip seperti rumah tradisional orang jawa, Joglo.

Sabtu, 08 Februari 2014

Rhema Ministry

Sabtu siang (8/2), Antro Jalan-Jalan berkesempatan mengikuti pertualangan yang di selenggarakan oleh GS Photography. Saat itu terik matahari semakin panas, setelah melewati Gardu Londo di arah jalan menuju bukit Stumbu, mobil yang kami tumpangi memasuki pertigaan kecil di sisi kiri. Jalan beraspal telah berakhir dan berganti dengan jalan semen bercampur tanah dan batu. 

Baru saja melewati persimpangan, rombongan kami disambut dengan sepetak genangan lumpur yang terhampar di tengah jalan. Mobil melambat dengan penuh hati-hati. Lalu kemudian jalan yang di hiasi hijau pohon semakin menanjak. Tidak berapa lama mobil kami berserta mobil rombongan lainnya berhenti di ujung kampung. Di depan halaman rumah ketua RT mobil kami terparkir. Dan perjalanan di lanjutkan dengan berjalan kaki  menaiki jalan menanjak yang berbatu di belokan sebelah kanan.