Tampilkan postingan dengan label Arif RH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arif RH. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Maret 2014

Sisa Konser: Aku Ra Popo



 
Saya sempat terkejut ketika mengetahui bahwa malam ini (1/3) ada konser SLANK di Alun-Alun Selatan. Kalau boleh jujur, saya memang kurang update masalah seperti ini. Saya tidak begitu suka dengan keramaian, jadi jarang sekali nonton konser-konser. Saya mengetahui info ini ketika melihat banyaknya jejeran bendera di sisi trotoar Alkid.  Saat itu, saya berniat sarapan sebelum menuju Sidoarum dan memilih rute Alkid sebagai jalan pintas. Setelah sedikit mencari info, agenda konser ini merupakan buah ide dari Kementrian Pemuda dan Olahraga yang menggandeng Slank dan beberapan band lokal sebagai Band penghibur untuk memeriahkan acara launching peringatan ke- 86 Sumpah Pemuda.
Di perjalanan menuju Sidoarum saya sudah memasang niat untuk memotret momen ini. Mengingat di saat melewati Alkid, para Slankers yang sudah berkumpul sejak pagi. Ada yang duduk bersama rombongan sambil berbincang-bincang, ada pula yang menggelar lapak dagangan. Bendera-bendera dari berbagai daerah juga sudah banyak berjejer di atas pagar. Akan tetapi niat hati ingin motret suasana siang hari tidak bisa terlaksana karena ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan sampai malam.

Sabtu, 22 Februari 2014

Senjata Dewa di Puncak Gereja




Bersama komunitas Bol Brutu, Antro Jalan-Jalan kembali melakukan pertualangan. Kali ini mengunjungi sebuah gereja yang bernama GKJ Karangjoso yang terletak di Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Gereja ini sangat unik. Dan konon katanya merupakan Gereja Kristen Jawa tertua yang ada di Jawa Tengah. 

Ketika pertama kali melihat bangunan ini, awalnya saya tidak menyangka bahwa bangunan tersebut adalah sebuah Gereja. Berwarna dasar putih dengan hiasan pintu dan jendela,  bangunan yang bergaya jawa ini sangat mirip seperti sebuah moshala yang ada di desa-desa. Ditambah pula dengan letaknya di dalam kampung dan bentuknya yang kecil, serta rerumputan nan hijau dan beragam hiasan bunga di taman, bisa dikatakan pula bangunan ini mirip seperti rumah tradisional orang jawa, Joglo.

Sabtu, 08 Februari 2014

Rhema Ministry

Sabtu siang (8/2), Antro Jalan-Jalan berkesempatan mengikuti pertualangan yang di selenggarakan oleh GS Photography. Saat itu terik matahari semakin panas, setelah melewati Gardu Londo di arah jalan menuju bukit Stumbu, mobil yang kami tumpangi memasuki pertigaan kecil di sisi kiri. Jalan beraspal telah berakhir dan berganti dengan jalan semen bercampur tanah dan batu. 

Baru saja melewati persimpangan, rombongan kami disambut dengan sepetak genangan lumpur yang terhampar di tengah jalan. Mobil melambat dengan penuh hati-hati. Lalu kemudian jalan yang di hiasi hijau pohon semakin menanjak. Tidak berapa lama mobil kami berserta mobil rombongan lainnya berhenti di ujung kampung. Di depan halaman rumah ketua RT mobil kami terparkir. Dan perjalanan di lanjutkan dengan berjalan kaki  menaiki jalan menanjak yang berbatu di belokan sebelah kanan.